Cashback mingguan adalah rabat otomatis sebesar 10% dari kerugian bersih Anda dalam satu minggu perhitungan. Berbeda dari bonus setoran, cashback tidak mengharuskan Anda menyetor tambahan — ia dihitung dari aktivitas bermain yang sudah terjadi. Di halaman ini kami jelaskan rumusnya, contoh hitungannya, dan pengecualiannya, supaya tidak ada kejutan saat rabat masuk.
Apa Ini dan Siapa yang Berhak?
- Seluruh anggota terverifikasi berusia 18 tahun ke atas, semua kategori permainan.
- Kerugian bersih mingguan minimal Rp 50.000 (setoran − penarikan − saldo akhir + kemenangan berjalan, dihitung otomatis).
- Satu perhitungan per akun; akun dengan data duplikat tidak dihitung.
Cara Kerjanya
- Periode perhitungan: Senin 00:00 WIB hingga Minggu 23:59 WIB.
- Sistem menghitung kerugian bersih mingguan Anda secara otomatis — tidak perlu mendaftar ulang.
- Rabat 10% dikreditkan setiap Senin sebelum pukul 18:00 WIB ke saldo bonus.
- Anda akan menerima notifikasi saat rabat masuk.
Tabel Syarat dan Ketentuan
| Ketentuan | Rincian |
|---|---|
| Periode perhitungan | Tiap pekan, Senin 00:00 – Minggu 23:59 WIB (berlaku sejak 18 Agustus 2026) |
| Persentase | 10% dari kerugian bersih mingguan |
| Minimum kerugian bersih | Rp 50.000 |
| Batas maksimal rabat | Rp 2.000.000 per minggu |
| Turnover | 3 × nilai rabat, semua kategori permainan dihitung penuh |
| Waktu kredit | Senin berikutnya sebelum 18:00 WIB |
| Masa hangus | Rabat hangus 7 hari jika turnover belum tercapai |
| Pengecualian | Taruhan yang dibatalkan/void, taruhan dengan dua sisi pada satu pasar (hedging), serta aktivitas yang dianggap penyalahgunaan promosi tidak dihitung |
| Penggabungan | Rabat tidak dapat digabung dengan bonus deposit aktif pada penarikan yang sama |
Contoh Perhitungan Nyata
Selama pekan ini Anda menyetor total Rp 500.000, menarik Rp 0, dan saldo akhir Minggu malam Anda Rp 50.000. Kerugian bersih = Rp 500.000 − Rp 50.000 = Rp 450.000. Rabat = 10% × Rp 450.000 = Rp 45.000, dikredit Senin berikutnya. Contoh lain: kerugian bersih Rp 800.000 menghasilkan rabat Rp 80.000 dengan turnover 3 × Rp 80.000 = Rp 240.000 sebelum bisa ditarik. Catatan: minimum Rp 50.000 berlaku pada nilai kerugian bersih — kerugian bersih di bawah angka itu tidak menghasilkan rabat.